You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

Loading...

Berita

PEMKAB KENDAL RESMIKAN RUMAH SAKIT DARURAT COVID-19


Jumat, 01 Mei 2020
 

Kendal- Pemerintah Kabupaten Kendal melauching Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 yang bertempat di Kebondalem Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Kamis (30/4/2020). Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa, M.Si., Wakil Bupati Kendal, Drs, H. Masrur Masykur, Sekda Kendal, Moh Toha, S.T., M.Si., para Kepala OPD dan Forkopimcam serta Tim Medis Penanganan Covid-19 di Kabupaten Kendal.

Bupati Mirna yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kabupaten Kendal dalam kesempatan itu menyampaikan, Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) sebagai Rumah Sakit Darurat Covid-19 ini digunakan untuk penanganan pasien khusus suspect Covid-19, sebagaisalah satu upaya Pemerintah Kabupaten Kendal dalam penanganan pandemi Covid-19 yang merupakan bencana nasional non alam dan termasuk kejadian luar biasa.

“Dalam percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Kendal, Pemerintah Kabupaten Kendal telah melakukan berbagai upaya, diantaranya sudah melakukan sosialisasi dan edukasi tentang Covid-19 dan pencegahannya kepada masyarakat. Alhamdulillah banyak hikmah yang telah kita rasakan dalam penanganan Pandemi Covid-19 ini, dimana telah banyak melahirkan rasa solidaritas dan gotong royong diantara kita, termasuk kepada masyarakat sekitar lokasi RS Darurat Covid-19 yang telah mendukung dan menerima  penggunaannya untuk pasien khusus Covid-19, baik ODP dan PDP sedang,” tutur Bupati Mirna.

Bupati Mirna juga menyampaikan, dipilihnya Rusunawa telah memenuhi standarisasi dan spesifikasi dalam hal pelayanan medis. Sarana yang dimiliki RS Darurat Covid-19 ini, yakni, UGD, pelayanan radiologi, pelayanan laboratorium, instalasi farmasi dan instalasi gizi.Fasilitas kamar yang tersedia ada 108 kamar perawatan. Kemudian disertai dengan jumlah tenaga medis/SDM yang disiapkan sebanyak 293 orang yang terdiri dari 78 dokter, 20 Perawat, 92 Bidan, 28 Nutrisionis, 9 Apoteker, 9 Asisten Apoteker, 8 Sanitarian, 4 tenaga rekam medik, 42 tenaga laborat dan 3 orang radiografer, dengan penempatan awal selama 3 bulan.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada para tenaga medis, paramedis dan tenaga penunjang kesehatan lainnya dan seluruh pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung berdirinya RS Darurat termasuk masyarakat yang merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19,” ucap Bupati Kendal.

Pihaknya juga mengajak masyarakat Kabupaten Kendal untuk tetap berada di rumah, memakai masker apabila memang harus keluar rumah, melakukan physical distancing, sering mencuci tangan dengan sabun dan menjalankan pola hidup bersih dan sehat sebagai langkah dalam mencegah penyebaran Virus Corona ini.

Berita Lainnya

Selasa, 21 April 2020 08:48:57
 
RS Darurat Covid-19 Dapat Segera Digunakan Sebelum Puasa

Pembangunan Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19 Kabupaten Kendal yang sebelumnya merupakan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) telah mencapai 80...

Kamis, 19 Desember 2019 07:47:46
 
Program Kotaku Turunkan Pemukiman Kumuh di Kendal

Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), merupakan salah satu dari sejumlah upaya strategis Dirjen Cipta Karya Kementrian pekerjaan Umum dan Perumahan...